h1

Narsis Itu Sehat

September 18, 2009

Narsis Itu Sehat

Jika sempat bertemu dengan para saya, para instruktur dan alumni program Solusi Romansa, maka Anda akan menemukan bahwa kami semua terjangkit virus narsis; beberapa malah sudah ada di stadium yang cukup mengkhawatirkan.๐Ÿ˜€

Berdasarkan legenda Yunani, terdapat seorang pemuda bernama Narcisuss yang jatuh cinta pada bayangan dirinya yang terpantul di permukaan sebuah danau. Demikianlah kisah etimologinya sehingga kini kata narsis dipakai untuk menyebut orang yang terlalu kagum, bangga, dan memuja diri sendiri, walaupun kadang istilah narsis juga populer diselewengkan atau disejajarkan dengan tindakan rajin foto-foto yang lebih tepat disebut ‘banci kamera.’

Seperti yang sudah saya tulis tempo hari, setiap manusia -Anda dan saya- di dunia ini pasti memiliki gangguan kejiwaan tertentu. Dan dari segudang daftar panjang kitab DSM-IV, saya pikir narsis adalah salah satu gangguan dan ilusi yang perlu kita miliki dalam kehidupan sehari-hari.

Saya berpendapat seperti itu karena sedemikian banyaknya orang yang terhambat dari sukses karena merasa dirinya rendah, lemah, bodoh, kecil, kalah, dan berbagai skala inferioritas lainnya. Kita hidup di dalam dunia modern yang memaksa kita untuk terbiasa menilai diri sendiri berdasarkan apa yang orang lain inginkan dari kita dan apa yang orang lain lakukan dalam hidup mereka.

Saya ulangi sekali lagi: kita terbiasa menilai diri sendiri berdasarkan keinginan orang lain dan prestasi orang lain. Anda jarang melatih menghargai diri sendiri sebagai kepribadian yang unik, utuh dan apa adanya. Anda jarang memberikan perhatian yang diperlukan oleh jiwa Anda untuk berkembang menjadi pribadi yang dewasa dan matang. Tidak heran kita merasa cemas, depresi, sulit mengambil keputusan dan serba berkekurangan.

Kita perlu belajar bagaimana sepenuh hati menyukai dan mencintai diri sendiri, agar bisa menyadari rasanya ketika bertemu dengan orang lain yang sepenuh hati menyukai dan mencintai diri kita. Cinta adalah sesuatu yang abstrak, bagaimana mungkin Anda bisa menghargainya jika Anda sendiri belum pernah merasakannya? Terlebih lagi, bagaimana Anda bisa menemukan cinta jika Anda sendiri pun merasa diri Anda tidak layak dicintai?

Narsisme memiliki sebuah peranan yang berguna dalam hidup dalam artian membiasakan Anda untuk berhenti bergantung pada standar dan prestasi orang lain untuk membuat diri Anda bahagia. Narsisme, jika dikendalikan dengan baik, adalah sebuah perilaku yang sehat sebagai mana dijelaskan oleh seorang ahli di bidang transformasi, David Cicia, sebagai berikut:

Narcissism is built into our very beings. Focus on self (ego) is essential to life, living and functioning. Individual existence is narcissistic, thus it’s called existential narcissim. Psychology โ€“ especially object-relations psychology โ€“ has pointed out the central importance of narcissism in normal human development and functioning. They call it primary narcissism, and it is healthy. On the other hand, toxic narcissism is what causes subjective suffering. It is the over-focus on self, as part of the downward spiralling negative feedback loop that comes from the basic misstep of attention.

Jadi sampai manakah batas perilaku narsis yang baik dan positif? Saya menggali jawabannya dari kitab para psikolog yang menyatakan bahwa gangguan narsisistik yang cukup serius terjadi seandainya seseorang memenuhi 5 dari 9 ciri berikut:

  1. Grandiose view of oneโ€™s importance, arrogance. Merasa diri paling hebat namun seringkali tidak sesuai dengan potensi atau kompetensi yang dimiliki dan ia senang memamerkan apa yang dimiliki termasuk gelar (prestasi) dan harta benda.
     
  2. Preoccupation with oneโ€™s success, beauty, brilliance;.Dipenuhi dengan fantasi tentang kesuksesan, kekuasaan, kepintaran, kecantikan atau cinta sejati.
     
  3. Extreme need of admiration. Memiliki kebutuhan yang eksesif untuk dikagumi.
     
  4. Strong sense of entitlement. Merasa layak untuk diperlakukan secara istimewa.
     
  5. Lacks of empathy. Kurang empati.
     
  6. Tendency to exploit others. Mengeksploitasi hubungan interpersonal.
     
  7. Envy of others. Seringkali memiliki rasa iri pada orang lain atau menganggap bahwa orang lain iri kepadanya.
     
  8. Shows arrogant, haughty behavior or attitudes. Angkuh, memandang rendah orang lain.
     
  9. Believe that she or he is special and unique. Percaya bahwa dirinya adalah spesial dan unik.

Jadi silakan berkumpul dengan orang-orang narsis dan jangkiti hidup Anda dengan virus narsis juga sebanyak mungkin, namun batasi agar tidak sampai menyentuh lima dari kriteria perilaku di atas.

Salam revolusi cinta,

      Lex dePraxis
Solusi Romansa #1 di Indonesia

lex depraxis sebar hitman system

27 komentar

  1. Wow, tak sia-sia Anda membolos Lex. Begitu datang langsung menghentak dengan pencerahan-2 yang membuat libido saya bergerak naik…๐Ÿ™‚

    Tapi sesungguhnya, apa yang Anda tuliskan ini bukanlah hal yang baru saya ketahui, khususnya tentang bagaimana pentingnya kita memberi porsi yang layak untuk menghargai dan ‘mengagungkan’ diri sendiri. Namun, konsistensi kembali menjadi kendala. Lagi-lagi, ada suatu masa di mana saya kerap kembali terjerambab ke pola pikir orang lain.

    Karena itu, kalau Anda berkenan, saya ingin tahu juga, bagaimana sebenarnya menjaga konsistensi ini agar kadar ‘kebanggaan’ terhadap diri sendiri tidak mengalami grafik naik turun? Ada petunjuk teknisnya ga Lex?

    Lex’s reply: Eksperimen sendiri! Jangan berpatokan pada petunjuk teknis terus. Kalau sudah menemukannya, jangan lupa berbagi ke orang lain dan posting di sini.๐Ÿ™‚


  2. Menggelitik seperti biasa๐Ÿ™‚. Narsisme pada taraf yang sehat itu bagus, pada taraf berlebih itu sakit. Jadi inti artikel ini: cintailah dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain. Keep writing, Bro.

    Lex’s reply: Thanks!


  3. narsis itu sehat, sepanjang ga pake cara2 kasar dan juga ganggu kenyamanan orang laen secara terus-menerus๐Ÿ˜‰

    Lex’s reply: Setujuh.


  4. Ahahaha..
    Mungkin kamu perlu join Ormagika, lex..
    Organisasi manusia gila kamera.

    Salam Ga Narsis, Ga Eksis
    =))

    Lex’s reply: Join? Ah, kata siapa itu bukan saya yang ciptakan?๐Ÿ˜€


  5. bwahahahahaha…. ada2 aja lex… but I’ll follow you anyway๐Ÿ˜€

    Lex’s reply: Follow kemana, sobat?๐Ÿ˜€


  6. saya juga lagi belajar narsis sehat nih, cuma saya geli lihat banner gambar artikel ini.. haha.. mirip foto gay lagi bercumbu

    Lex’s reply: Well, Anda melihat apa yang Anda inginkan.. Selamat, sobat. :p


    • hahaha


    • hahahahahaaha… betul betul betul!

      Lex’s reply:๐Ÿ™‚


  7. mungkin yang dimaksud sehat tuh bukan NARSIS nya , tapi sifat menghargai dan mencintai diri sendiri itu . haha .

    eh lex , kunjungi blog gw ya , juga tentang seputar cinta kok , kalo bisa minta feedback ya ! thanks !

    http://27duatujuh.wordpress.com/

    Lex’s reply: Selamat datang, nanti saya berkunjung ke sana.๐Ÿ™‚


  8. Salam kenal Lex. gw suka bgt artikel dan e-book yg lo buat di HS. Stelah lo cabut dr HS, br tau nie kalo lo punya blog, n isinya mengejutkan. gw liat ada bbrp prinsip-prinsip dasar workshop HS lo bahas disini y ? wkkwkkkk. Yes, Lex is Unlocked ! hehe. Anyway, welcome back bro.

    Lex’s reply: Selamat datang, sobat. Ya, ada beberapa, tapi tidak semua.


  9. Oh my, oh my..
    Link blog ini tersiar nasional via Insert Siang gara-gara Lex nge-up load videonya Marshanda..
    Heu..

    Lex’s reply: Oh ya? Hahaha.. Insert Siang hari ini?


    • *angguk-angguk*
      dt sampe berhenti rebutan channel tipi sama adek saking kagetnya liat lexdepraxis.wordpress.com nampang di tipi. Insert pula..

      Lex’s reply: Mwahahaha!!! ‘Kerja keras’ yang akhirnya berbuah juga.๐Ÿ˜€


  10. Ilmu narsis tuh emg luar biasa,,, gara2 narsis gw jdi sadar klo wajah gw tuh tnyata ganteng… Tempo hri di kampus tmn gw si Y (cowok) ngomong, Y: “loe skrg tmbah ckep, Sam”, gw: “apa?” (gw emg kurng dnger) Y: “loe tmbah ganteng!!” gw: “masa sih?! Brati skrg gw pny hak bwt GR + k-PD-an donk,, hahaha”… Thanx bgt, Lex.๐Ÿ™‚

    Lex’s reply: Nikmati dan bagikan kabar sukacita ini ke orang lain, sobat.


  11. met jumpa lagi lex,
    ini gua alumni HS, baru ini gua ketemu blog ini.
    ini makin memperkuat apa yg udah gua dapetin selama di HS. (gua dah informasiin sama temen2 laen buat berkunjung ke sini biar lebih mantab)
    tulisanmu emang selalu bikin aku jadi mikir, merenung dan bergairah lagi..kalo pas ngerasa mandeg.
    hidup narsis.

    Lex’s reply: Terima kasih kunjungannya, bro. Selamat merenung dan bergairah.. ini memang blog panas!๐Ÿ˜„


  12. Om Lex apa bedanya Narsis dan Kesombongan?

    Lex’s reply: Jawab dulu, apa bedanya Suka dan Kecanduan?


  13. Wah2… kadar kenarsisan gue sering naik turun tergantung kondisi lingkungan sosial dan kondisi tubuh, kepriben lex?

    Lex’s reply: Ada alasannya?


    • aku sangat kasulitan untuk konsisten
      gak bisa PD kapanpun di manapun

      Lex’s reply: Dimulai dari komitmen dulu, awalnya memang agak berat.. tinggal menunggu waktu saja.


      • mantafff

        Lex’s reply: Thanks!


  14. setelah membaca saya sedikit paham tentang apa yang harus saya lakukan trhdp diri saya. terima kasih

    Lex’s reply: Selamat praktek, sobat!


  15. Telah terjadi kerusakan database yang mengakibatkan puluhan comments di entri ini terhapus tanpa jejak dan tidak dapat diperbaiki. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, sobat.


  16. wuah, parah ni juragan, kayanya temen2 gw merasa aneh, jangal n sulit terima gw yg skrang cuz gw yg dulunya diam tiba2 jadi NARSIS banget habis mempraktekan artikel-artikel yg disini(khususnya artikel Narsis itu sehat) ama yg diHS.. jadi gw mw minta ijin ma lu LEX buat copycut isi artikel ini buat gw jadiin note FB gw, mungkin setelah mereka mengetahui bahwa Narsis Itu Sehat mereka malah ikutan lebih narisis dari gw,…
    hahahaha
    n sebagai syarat sendiri pasti gw cantumin judul website ini (sebagai sumbernya),..
    thx brother,.
    salam,..
    reds


  17. […] nyadar banget kalo gue sekarang jadi makin narsis. Porsi ngaca harian gue jadi lebih banyak karena gue demen banget ngeliatin diri gue sendiri sambil […]


  18. […] This post was mentioned on Twitter by Rizky Andriawan and Jey Nelson, Lex dePraxis. Lex dePraxis said: spt dijelaskan di sini http://bit.ly/bRydor narsis itu wajib, tp ini http://bit.ly/biqh3u jelas bukan cara melakukannya! […]


  19. […] nyadar banget kalo gue sekarang jadi makin narsis. Porsi ngaca harian gue jadi lebih banyak karena gue demen banget ngeliatin diri gue sendiri sambil […]


  20. Maaf artikel ini sangat bagus tp terlalu membingungkan kata2nya seprti di bolak balik jd saya membaca agk sulit memahami bisa lebih detail sebenarnya yg seharusnya narsis seperti apa yg harus di miliki n di publikasikan…?? sekali lg maaf Trimakasi

    Lex’s reply: Coba dibaca dengan perlahan..๐Ÿ™‚


  21. […] Kepercayaan Diri. Seseorang yang karismatik biasanya memiliki tingkatย narsisme sangat tinggiย yang dapat menarik perhatian seluruh orang. Ia seolah-olah menyerap energi orang dan ruangan, lalu […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: